Minggu, 12 Oktober 2014

Cara ternak puyuh | Kandang puyuh petelur | Ternak puyuh | Ternak puyuh petelor

Penyiapan Sarana dan Peralatan

Perkandangan

Dalam sistem perkandangan yang perlu diperhatikan adalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Model kandang puyuh ada 2 (dua) macam yang biasa diterapkan yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m 2 sampai masa bertelur. Adapun kandang yang biasa digunakan dalam budidaya burung puyuh adalah:

Kandang untuk induk pembibitan

Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kemampuan mneghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasamembutuhkan luas kandang 200 m2.

Kandang untuk induk petelur

Kandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.

Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)

Kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).


Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)

Bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram.

Peralatan

Perlengkapan kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.
   
Penyiapan Bibit

Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:

a. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.

b. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.

c. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.

Pemeliharaan

1) Sanitasi dan Tindakan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin.

 2) Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.

3) Pemberian Pakan
Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-menerus.

4) Pemberian Vaksinasi dan Obat
 Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral). Pemberian obat segera dilakukan apabila puyuh terlihat gejala-gejala sakit dengan meminta bantuan petunjuk dari PPL setempat ataupun dari toko peternakan (Poultry Shoup), yang ada di dekat Anda beternak puyuh.

Jumat, 10 Oktober 2014

MANFAAT DAUN KATUK DIPEROLEH BEDASARAN PENGALAMAN NENEK MOYANG KITA

MANFAAT DAUN KATUK BAGI KESEHATAN DAN PRODUKTIVITAS TERNAK

Manfaat daun katuk bagi kesehatan dan produktivitas ternak harus di populerkan kepada para peternak sebab Indonesia dengan kekayaan keanekaragaman hayatinya, mempunyai potensi yang sangat besar untuk menyediakan obat alami untuk ternak, mengingat banyak tumbuhan obat yang tumbuh dengan baik.

Sejak jaman dulu bangsa Indonesia telah mengenal tumbuhan obat dan memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan hewan ternak dan obat alami  penyakit hewan ternak seperti kambing dan sapi. Pemanfaatan tumbuhan obat tersebut diperoleh berdasarkan empirik dan pengalaman yang diturunkan dari nenek moyang kita.

Salah satu tumbuhan obat yang berpotensi besar namun belum banyak dilirik dan dikembangkan sebagai komoditas unggulan adalah daun katuk (Sauropus androgynus).

Komposisi Gizi Daun Katuk

Daun katuk kaya akan besi, provitamin A dalam bentuk ?-carotene, vitamin C, minyak sayur, protein dan mineral lainnya.

Daun katuk tua terkandung air 10,8%, lemak 20,8%, protein kasar, 15.0%, serat kasar 31,2%, abu 12,7%, dan BETN 10.2%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tepung daun katuk mengandung air 12%, abu 8,91%, lemak 26,32%, protein 23,13%, karbohidrat 29,64%, ?-carotene (mg/100 g) 165,05 dan energi (kal) 134,10.

Daun Katuk sebagai Antikuman

Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun katuk juga mempunyai sifat antikuman dan antiprotozoa.

Daun katuk diekstrak dengan air panas mampu menurunkan jumlah Salmonella sp., Escherichia coli dan Streptococcus sp, tetapi tidak menurunkan jumlah Bacillus subtilis dan Lactobacillus sp. pada kotoran ayam broiler. Bahkan pada level pemberian 1,5 g/l air ekstrak tersebut mampu meningkatkan jumlah Lactobacillus sp dan Bacillus subtilis. Lactobacillus sp merupakan salah satu mikrobia efektif, yang mempunyai peranan penting dalam kesehatan baik pada manusia, hewan ternak maupun tumbuhan.

Kotoran hewan ternak yang banyak mengandung Lactobacillus sp. ini merupakan bahan pupuk organik yang sangat baik serta dapat memperbaiki struktur tanah. Mereka juga dapat memperbaiki produktivitas tanaman. Selain itu, mereka mempunyai peranan penting dalam menurunkan logam berat pada suatu bahan.

Pengusaha Ikan Di Hongkong Punya Cara Unik | Ternak

 Pengusaha Ikan Di Hongkong Punya Cara Unik
Cahaya lampu biru pekat sengaja dinyalakan sepanjang hari di atas tangki berbentuk lingkaran. Lampu itu digunakan untuk mensimulasikan kedalaman laut.

Dikutip dari BBC, Jumat 4 April 2014, di dalam tangki yang berbentuk bulat itulah ratusan ikan berenang-renang dengan tenang. Air mengalir deras dari pipa. Penambahan dan pergerakan air ini yang menjadi sumber oksigen bagi ikan.

Yang unik, peternakan budidaya ikan ini dilakukan di lantai 15 sebuah gedung di Hong Kong. Maklum, mendapatkan tanah atau lahan yang luas di negara itu cukup sulit.
Perekonomian Hong Kong terus berkembang. Gedung-gedung bertingkat menjulang tinggi. Hong Kong juga menjadi salah satu negara dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

Di gedung-gedung tinggi itulah, sebagian besar pengusaha Hong Kong membudidayakan ikan. Mereka dituntut harus mampu beradaptasi dengan lingkungan yang ada.

Penduduk Hong Kong dikenal sangat doyan makan ikan dan seafood. Konsumsi ikan penduduk Hong Kong mencapai lebih dari 70 kilogram per kapita per tahun, atau 10 kali lipat lebih besar dibanding Amerika Serikat.

Ada 11 tangki terbuat dari plastik dengan total 80.000 liter air yang dicampur garam. Tangki itu penuh dengan kerapu, ikan berdaging putih, yang semuanya akan berakhir di piring restoran-restoran di seluruh Hong Kong.

"Budidaya ikan yang kami lakukan jauh di atas keramaian dan hiruk pikuk kota. Orang-orang menyebutnya dengan beternak ikan secara vertikal," ujar Lloyd Moskalik, Managing Director Oceanethix, perusahaan Hong Kong yang membudidayakan ikan kerapu.


 Lloyd menceritakan, dia mempekerjakan 6 orang. Dia membeli bayi ikan kerapu atau bibit. Bibit ikan kerapu itu kemudian dibesarkan dan pada usia 10 bulan atau 13 bulan baru dijual.

Oceanethix menjual sekitar 2 ton ikan kerapu setiap minggu seharga 776 dolar Hong Kong. Permintaan ikan dari restoran-restoran dan penduduk Hong Kong terus bertambah sepanjang tahun. Menurut dia, harga ikan per kg juga naik 10 persen hingga 15 persen per tahun.

Oceanethix juga menjual alat sistem daur ulang air untuk perusahaan lain di seluruh Asia yang ingin mendirikan peternakan budidaya ikan vertikal.

"Perusahaan kami telah dipilih oleh pemerintah Korea untuk membantu rencana ambisius mereka membangun peternakan ikan budidaya vertikal pada bangunan-bangunan bertingkat di Seoul," imbuhnya.

Pemerintah Singapura telah membeli lisensi sistem daur ulang air Oceanethix. Perusahaan ini juga telah membuka cabang di Shanghai, Tiongkok.
 Ternyata tidak hanya budidaya ikan yang dilakukan di atas gedung-gedung pencakar langit di Hong Kong. Karena keterbatasan ruang, banyak budidaya buah organik dan sayur-sayuran yang dibuat di atas gedung bertingkat.

Kondisi itu akibat serangkaian tingkat kriminal keamanan pangan baru-baru ini di Tiongkok daratan, yang menjadi sumber pangan Hong Kong semakin meningkat. Situasi tersebut juga membuat semakin banyak penduduk Hong Kong yang ingin mengembangkan pangan mereka sendiri secara alami.

Osbert Lam, pemilik Hong Kong City Farms, menangkap peluang bisnis tersebut dengan menyediakan lahan pertanian yang dibuat di atas gedung-gedung pencakar langit di Hong Kong.

Berawal dari hobi yang dijalaninya 10 tahun yang lalu, ia sekarang memiliki tiga lahan pertanian dengan menyulap ribuan meter persegi atas gedung-gedung bertingkat di Hong Kong menjadi ruang untuk pertanian yang disewakan dengan harga US$190 per bulan.

"Kami memiliki daftar tunggu hingga 30 orang calon penyewa, semua ingin bisa melakukan budidaya buah dan sayuran organik vertikal," ujarnya.
 Selain itu, pertumbuhan taman-taman di atap gedung-gedung bertingkat di perkotaan menjadi bisnis baru bagi peternak lebah perkotaan di Hong Kong.

Inilah aturan baru impor ternak di RUU Peternakan

Dalam RUU itu beberapa peraturan khusus yang memperketat impor komoditas ternak, yaitu;

Tercantum dalam ketentuan Pasal 36 B ayat 1, impor ternak dan produk hewan dari luar negeri baru boleh dilaksanakan bila produksi dan pasokan ternak dan produk hewan di dalam negeri belum mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Dalam impor wajib memenuhi beberapa syarat, sepertim memperoleh ijin menteri, memenuhi syarat teknis kesehatan hewan, bebas dari penyakit menular sesuai syarat otoritas veteriner, dan memenuhi ketentuan perundangan di bidang karantina hewan.

Bukan hanya itu saja, walaupun impor ternak nantinya diijinkan, pengimpor juga tidak boleh asal saja dalam mendatangkan ternak dan produk hewan dari luar negeri. Mereka juga dikenai beberapa kewajiban tambahan.

Kewajiban tambahan pertama, sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 36B ayat 2, impor hanya boleh mendatangkan ternak jenis bakalan. Di mana, impor ternak bakalan tidak boleh melebihi batas berat tertentu.

Kewajiban kedua, melakukan penggemukan di dalam negeri dalam jangka waktu paling cepat empat bulan sejak tenak bakalan tersebut dilakukan karantina pelepasan agar impor tersebut bisa memberikan nilai tambah di dalam negeri.

Kamis, 09 Oktober 2014

Harga sapi limosin Di Jakarta | Sapi limosin terbesar | Sapi brahman terbesar | Sapi brahman dan Sapi droughmaster

Sapi brahman adalah keturunan sapi Zebu atau Boss Indiscuss. Aslinya berasal dari India kemudia masuk ke Amerika pada tahun 1849 berkembang pesat di Amerika, Di AS, sapi Brahman dikembangkan untuk diseleksi dan ditingkatkan mutu genetiknya.

Setelah berhasil, jenis sapi ini diekspor ke berbagai negara. Dari AS, sapi Brahman menyebar ke Australia. Di Amerika terbentuk perkumpulan pembibit American Brahman Breeder Association, sedangkan di Australia terbentuk Australian Brahman Breeder Association[butuh rujukan]. Sapi Brahman masuk ke Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda.




Ciri khas sapi Brahman adalah berpunuk besar dan berkulit longgar, gelambir dibawah leher sampai perut lebar dengan banyak lipatan-lipatan. Telinga panjang menggantung dan berujung runcing. Sapi ini adalah tipe sapi potong terbaik untuk dikembangkan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...